Oleh: sadono | Juni 8, 2009

tugas

  • 若者の政治的社会的知識がない

ー有名人あるいはそこまで知っている人を選ぶ

ー他の人の話からの影響が強い

  • 関心がない

―政治はどうなるかを考える人は少ない。

  • 無責任だ
  • 投票率の低下

政治的社会的知識がないから、政治は私たちの問題じゃないと思った若者もあるそうだ。そのため、投票率は低くなる可能性が高い。

  • 学校での過度な政治教育
  • 未成年が政治活動をすることで学業がおろそかになる
  • 成人年齢20歳との適合性  (←学校で出た意見ここまで)
  • 事務処理に莫大な手間・コストがかかる。
  • 先生からの影響が強いなどー>その政治家はどんな人かまだ分からないから、先生がいいたことは一番ただしと思うそうだ
  • 直接的には、タバコ税・酒税の政策の判断ができないなど
  • そのほかは、常識的に二十歳が大人と思っている人が多いなど

相手への質問を考えたりするために、メリットをつけ加えていってください。

  • より多くの人が投票することで民意を反映できる ≫多くの数より、政治をわかる人が選んだほうがいいじゃないか
  • 政治に参加することで、よりよい民主的市民に成長する。政治に関心を持てるようになる。
  • 政治家が若者のことも考慮するようになる
  • 国際標準にあわせられる(台湾・韓国・レバノンなどは20、21歳、他は18歳がほとんど)
Oleh: sadono | Mei 29, 2009

Si atom – Mengapa Langit Malam itu Gelap

Di sebuah kota kecil di atas gunung, hiduplah sepasang ayah dan anak yg gemar mengamati alam. meskipun masih kecil, si anak yg biasa dipanggil atom memiliki keingintahuan yg besar terhadap apa yg ada di alam. suatu malam, sambil mengamati bintang2 di langit, atom bertanya kepada ayahnya

“yah, langit itu seluas apa sih?”

karena tidak memiliki pengetahuan yg cukup mengenai apa yg ditanyakan atom, sang ayah sembarang menjawab

“luas banget. pokoknya kalo kamu lari dari ujung ke ujung ngga bakal sampai2. dan yg pasti ngga bisa kamu ukur pake penggaris.”

sambil membayangkan dirinya mengukur langit dengan penggaris, atom bertanya lagi

“kalo bintang ada berapa banyak yah?”

“banyak banget. kalo kamu itung jumlah rambutmu dan kamu bandingin sama jumlah bintang, masih lebih banyak bintang di langit.”

“kalo sama rambutnya monyet banyakan mana, Yah?” atom bertanya lagi.

“masih lebih banyak bintang.” dengan cepat sang ayah membalas.

sejenak Atom berfikir, kemudian ia bertanya lagi

“trus kenapa langit malam itu gelap?”

“karena tidak ada matahari. jadinya tidak ada yg menyinari bumi kita.” jawab sang ayah

“aneh”

“apanya yg aneh?”

“aneh, kalo langit itu luas dan jumlah bintang amatlah banyak melebihi banyaknya rambut, seharusnya kemanapun kita memandang kita akan menemukan melihat bintang. seperti bagaimana rambut menutupi kulit kepala yg putih sampai terlihat hitam. harusnya langit itu terang donk?”

sang ayah bingung mendengar pertanyaan anaknya. karena tidak tahu bagaimana jawabannya sang ayah meminta waktu satu malam untuk memikirkan jawabannya. Atom pun setuju untuk menunggu satu malam. karena sudah larut malam, Atom cuci tangan dan kaki kemudian segera menuju ke tempat tidur.

bersambung…

~ayo bagi pembaca sekalian, bantu sang ayah menjawab pertanyaan Atom~

(cerita ini adalah fiksi belaka buatan anak yg sibuk tapi nganggur)

Oleh: sadono | Mei 24, 2009

Resep Martabuck (martabak bukan martabak)

Buat kamu2 yg hidup sendiri, jauh dari peralatan masak dan bahan yg memadai tapi ingin mencoba membuat kue sendiri, maka hadirlah rubrik “Resep Hari Ini” ini.

kali ini saya membuat kue yg mirip martabak tapi bukan martabak karena bentuknya sedikit beda tapi rasanya lumayan.

silahkan disimak…

peralatan :

1.Wadah bundar

2. Sumpit panjang (sapu lidi atau batang kayu yg penting bersih)

3. Wajan datar (lebih enak kalo ada tutupnya)

4. Oseng2

5. Kompor gas (listrik maupun induksi juga boleh)

6. Alat ukur volume

(tanpa Mixer dan timbangan)

Bahan2 :

1. Tepung terigu 200ml

2. Susu cair 100ml

3. Air keran 100ml (kalau anda minum air keran. kalo saya sih iya. kalau tidak gantilah dengan air minum)

4. Telur 2 butir

5. Gula pasir 4 sdm

6. Baking powder 1/2 sdt

7. Garam secukupnya

8. Kreatifitas, feeling, dan keberuntungan seadanya

Cara membuat :

1. Aduk semua bahan sampai rata dengan menggunakan sumpit panjang. urutan memasukkan terserah Anda.

2. Panaskan wajan, olesi dengan butter atau minyak goreng(maaf 2 bahan ini saya lupa sebutkan)

3. Masukkan adonan ke wajan, tunggu hingga matang

4. Taburkan isi sesuai yg Anda suka. Santap selagi panas.

NB: Kreatifitas, Felling memasak, dan Keberuntungan itu yg paling penting dalam memasak seadanya. kalau Anda memang tidak bisa masak, jangan salahkan resep saya, karena saya juga tidak bisa :p

(foto menyusul karena yg kali ini kurang beruntung(sedikit gosong))

Oleh: sadono | Mei 12, 2009

apa yah…

wah entah sudah berapa lama ngga nulis disini. bener2 lama sepertinya.

yak kali ini masih blum niat nulis sih. semoga nanti kalo udah ada internet mulai balik lagi mood nulisnya. untuk saat ini giat nulis report dulu buat tugas2 kuliah…

Oleh: sadono | Desember 7, 2008

I`m Back

Yak setelah sekian lama menghilang dari blog ini, insyaallah mulai saat ini blog akan terus di update setiap harinya dengan bermacam2 tema…
kalo belum diupdate kasih tau yah…

Oleh: sadono | November 3, 2008

Refreshing Orchestra

Kalo belajar trus 2kan pasti cape, jadi kita2 butuh refreshing. nah ceritanya hari sabtu kemarin aku bersama kawan2 yg lain pergi ke pusat kota Fuchu, tepatnya sebuah bangunan dimana terdapat banyak Hall2. lupa sih namanya apa soalnya semuanya ditulis dengan huruf kanji.

disana kami menonton kelompok orkestra dari universitas tempat kami belajar bahasa jepang. yah ini pertama kalinya menonton orkestra secara langsung. walaupun bukan profesional, lumayan terhibur juga. dan karena yg tampil adalah mahasiswa dari universitas yg mempelajari negara asing, acara dibuka dengan sambutan dari berbagai bahasa, termasuk bhs indonesia walaupun cuma dua kalimat.

setelah puas menonton orkestra kami menuju jantung kota fuchu untuk sedikit belanja dan makan malam…

Oleh: sadono | Oktober 21, 2008

Field Trip After Test

Setelah menjalani ujian yg cukup berat, kami mengadakan field trip ke beberapa tempat. mungkin agak panjang ini ceritanya, jadi nikmati sja pelan2 sambil liat2 foto di link yg sudah pernah diberikan sebelumnya atau di facebook…

Jam setengah sembilan pagi kami sudah berkumpul di depan asrama untuk segera naik ke bis dan berangkat. bis yg kami naiki kali ini tidak semewah bis sewaktu ke gunung fuji. tapi dari segi kenyamanan menurut saya sih sama saja…

Tempat pertama yg kami tuju bernama Shousenkyou(昇仙峡) suatu daerah di pegunungan yg menghasilkan banyak kerajinan batu yg indah2. hanya berjalan beberapa menit dari tempat parkir kami menikmati indahnya air terjun dan pemandangan sungai yg dikelilingi oleh tebing2 terjal…tak banyak yg dilakukan, hanya banyak mengambil gambar untuk kenang2an. ada hal yg unik disini, yaitu di beberapa tembok batu banyak diselipkan koin2 kecil yg berkisar 1 sampai 10 yen (kalo ada 500yen saya ambil tuh).

sekedar mengomentari jalanan menuju tempat kali ini, jalan tol yg kami lewati sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jalan tol jakarta-bandung yg memiliki pemandangan indah. hanya sedikit berbeda, di sini seperti bebas membuat jalan dimana saja seperti menerobos gunung, jalanan tinggi di antara lembah maupun jalan2 layang bertumpuk yg ada di jakarta. sehingga pemandangan lebih terasa beragam, dan gunung di sini memang sangat dipenuhi oleh pepohonan. jadi di jalan aja sudah asik…

balik lagi di tempat wisata yg tadi. kami beramai2 makan makanan yg hanya di produksi di daerah tersebt yg bernama Houtou. tidak jauh berbeda dengan kwetiau hanya saja lebih tebal dan kenyal…di lantai bawah terdapat banyak barang dagangan untuk oleh2. tapi saya tidak beli apapun karena kebanyakan berupa makanan.

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke dua tempat yaitu tepat membuat orgol (music box) dan tempat taiko(gendang jepang). sayangnya satu orang hanya dapat memilih satu dari dua tempat tersebut. berhubung saya memilih orgol, jadi yg diceritakan orgol saja. di tempat ini kami mendapat penjelasan bagaimana cara kerja orgol dan juga cara membuatnya. masing2 membuat satu orgol dengan lagu yg sudah dipilih(kami tinggal merakit dan menseting suara saja). setelah jadi, kami menuju museum orgol. disana dipertunjukkan banyak sekali orgol2 dari jaman dahulu kala sampai yg modern. tingkat kerumitannya benar2 berbeda dari apa yg kami buat.

setelah puas melihat2 kami melanjutkan perjalanan ke tempat penginapan. penginapan kami berada di daerah nagano. tempat penginapan kami tidak begitu besar. fasilitasnya juga tidak begitu banyak. akan tetapi dari segi kebersihan dan perawatan serasa penginapan baru dan mahal… makan malam diadakan diruangan yg sangat besar yg dilengkapi dengan fasilitas karaoke. makanan datang satu persatu dengan berbagai jenis makanan tradisional jepang. benar2 macam2 dan cukup aneh bagi orang indonesia. oo iya tempat penginapan kami disebut ryokan(hotel khas jepang) yg sangat berbeda dengan penginapan ala barat. setelah makan kami berkaraoke ria, baik murid maupun sensei. sebelum tidur kami mengobrol dan bermain kartu bersama teman…

pagi hari yg kedua kami sarapan di tempat yg sama. akan tetapi makanan yg disajikan tidak sebanyak makan malam. setelah selesai makan, mandi dan berbenah kami siap melanjutkan perjalanan ke Matsumoto Castle (松本城). rasanya seperti bermain game Samurai Warrior, masuk2 ke istana raja jepang. bangunan istana di sini dirawat dengan baik. sangat disayangkan monumen sejarah di indonesia banyak yg terlantar… kami berfoto bersama seluruh murid seangkatan di depan istana. selanjutnya sambil menjelajah istana sampai tingkat teratas, dari berbagai sudut kami berfoto ria… Alhamdulillah salah satu keinginan ke jepang untuk mengambil foto di depan istana terwujud…

sekitar menjelang makan siang kami berangkat dari istana dan menuju tempat makan yg cukup besar di daerah sana. kali ini kami bebas memilih makanan apa yg ingin dimakan.

dari tempat makan kami menuju pabrik wine. disana dijelaskan bagaimana membuat wine, dan diperlihatkan gudang penyimpanan wine yg sudah berumur tahunan. setelah itu kami disuguhi dengan wine asli dari sana. tentu saja bagi yg tidak meminum alkohol ada jus anggur yg katanya lebih lezat darei wine. saya minum sekitar 3,4 gelas jus anggur…

sayang perjalanan yg singkat ini sudah harus berakhir. walaupun singkat, cukup membuat kenangan dan menghilangkan stress selepas ujian. diperjalanan pulang sensei kami memperlihatkan berita koran lokal pagi ini yg berjudul “Pelajar asing dari Tokyo University of Foreign Studies mengadakan kunjungan ke tempat pembuatan orgol”(ditulis dalam bhs jepang tentunya). tak disangka kunjungan singkat kami masuk koran lokal. seterkenal itukah anak2 yg dibiayai oleh pemerintah jepang?

akhirnya sampai juga di asrama dan harus bersiap lagi untuk sekolah di hari senin. perjuangan masih belum berakhir. pertarungan mencari universitas baru berakhir di bulan desember, jadi mari berjuang!!!

Oleh: sadono | Oktober 6, 2008

Belajar bukan untuk Ujian?!

Sedikit iseng2 dikala istirahat sewaktu belajar malam…

dahulu sepertinya pernah dengar kata2 di atas, “Belajar bukan untuk ujian.” kita belajar bukan buat dapet nilai bagus pas ujian, tapi biar dapet ilmu banyak buat dipakai. banyak nanya dan baca macem2, mau bakal keluar pas ujian apa ngga ngga peduli. idealnya sih begitu…

saat awal2 belajar bhs di jepang ini rasanya memang belajar bhs jepang bukan untuk dpt nilai bagus pas ujian(orang nilai ujiannya ngga bisa dipakai buat apa2). jadi kita fokus mempelajari semua biar bisa ngomong bhs jepang. baru pas terakhir2 belajar buat ujian biar punya nilai bagus…

nah sekarang sepertinya berbeda. belajar ya buat ujian. buat apa tau banyak hal tapi ujian ngga bisa… kenapa? soalnya pengetahuan sekarang tidak berpengaruh terhadap kelulusan universitas atau masuk univ mana, yg penting ujian bisa. jadi mari belajar buat ujian…

terus yg mana donk yg bener?

kalau menurut saya yah, kalo ujian itu ngga berarti banyak, dapet A aja dah cukup, ngga usah maksa2 dapet nilai 90 ke atas. gunakan waktu untuk belajar hal2 lain di luar bahan ujian ataupun hal2 yg tidak berkaitan sama sekali. nah bila nilai A sudah tidak cukup bagus, dan harus bersaing tinggi2an nilai, ya udah fokuskan semua untuk ujian. bahkan sensei di sini sampai membuat pelajaran di kelas (diluar bhn ujian) lebih santai karena anak2 tidak mempersiapkan pelajaran yg diluar bahan ujian…

yak saya mo belajar lagi dulu… doakan ujiannya lancar yah…

Oleh: sadono | Oktober 5, 2008

Lebaran di Negeri Sakura

hmm… Setelah dipikir2 kok kayaknya judulnya ngga cocok, soalnya ngga ada bunga sakura yg mekar… tapi ngga papalah yg penting pohonnya ada banyak…

yak, pada tanggal 1 oktober kemarin, dimana orang2 sedang beramai2 merayakan lebaran, saya juga tentunya ikut merayakannya, tapi tidak di Indonesia melainkan di Jepang. pertama kalinya merasakan Ramadhan dan Idul Fitri di negara yg bukan mayoritas muslim. serasa hari biasa jika kita berdiam diri di rumah. tapi jika Anda mencoba bergabung ke komunitas yg banyak muslimnya, luar biasa terasa bedanya dr hari biasa…

Pagi hari sekitar jam 6.15 pagi aku berangkat bersama dua orang temanku menuju Balai Indonesia yg dikenal juga dengan Sekolah Republik Indonesia Tokyo. sewaktu keluar dr stasiun kami sudah menemukan kelompok2 orang yg berbeda dgn orang jepang pada umumnya yaitu org yg memakai baju koko ataupun jilbab. luar biasa banyaknya orang Indonesia(mungkin saja di dalamnya terdapat orang Malaysia). kami tepat sampai di Balai Indonesia sekitar jam 7.40. lumayan jauh juga, biasanya saya tidak lebih dr 5 menit untuk mencapai tempat shalat Id. Shalat dimulai pukul 8.45 dan berakhir pukul 9.20an, tidak begitu lama. setelah itu kami bersalam2an dan mengobrol dengan orang yg dikenal…

Berhubung ada undangan untuk datang ke kediaman duta besar RI, maka setelah puas bercakap2 kami menuju ke sana. di sana semua rakyat Indonesia yg datang disuguhi dengan lotong opor dan beberapa kue yg sudah ditetapkan porsinya. setelah makan kami segera pulang karena masih ada kegiatan di kampus.

kami sampai kampus jam 12.15 tepat, anak2 sudah pada berkumpul di depan Sakura Hall karena akan ada orientasi mengenai Jalan2 setelah ujian tengah semester. kami pun langsung masuk untuk mengikuti orientasi.

Setelah orientasi, semua anak Indonesia menuju asrama kamar 102, yaitu tempat seorang senpai yg sedang menempuh pendidikan S2 di universitas yg sama dengan kami. senpai kami tinggal disana bersama seorang istri dan seorang anak yg lahir di Jepang. disana kami makan2 dan mengobrol tentang berbagai macam hal.

Sekitar jam 2.30 kami berpamitan karena masih ada yg memiliki kelas.

Lebaran benar2 terasa singkat karena tidak ada mudik. keesokan harinya kami sudah harus masuk kelas lagi dengan tugas menumpuk karena sehari tidak masuk. tak lama lagi ujian tengah semester akan datang…

berbeda dengan sebelumnya, karena nomor hp di jepang ini masih baru, tidak banyak sms yg datang untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri. tapi walaupun begitu ini pertama kalinya aku dapat ucapan Selamat Hari Raya dari bukan orang Indonesia…

kalo mo liat ramainya orang Indonesia di Tokyo, silahkan kunjungi foto2 saya…

Oleh: sadono | September 22, 2008

Ramadhan Minggu ke 2 dan 3

wah lama ngga ngepost. rencana sih tiap minggu mo ngepost, tapi karena ceritanya sama2 aja, yah jadi nanti aja deh ngepostnya kalo dah ada cerita menarik lagi…

minggu ke dua aku ke Balai Indonesia dan dilanjutkan dengan Masjid Otsuka. orang Indonesianya banyak banget, malahan satu lantai(masjidnya kecil sih) isinya orang indonesia semua…

Minggu ke tiga ngga kemana2 sedih yah…

yak2 selamat menikmati hari2 terakhir Ramadhan.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori