Setelah menjalani ujian yg cukup berat, kami mengadakan field trip ke beberapa tempat. mungkin agak panjang ini ceritanya, jadi nikmati sja pelan2 sambil liat2 foto di link yg sudah pernah diberikan sebelumnya atau di facebook…
Jam setengah sembilan pagi kami sudah berkumpul di depan asrama untuk segera naik ke bis dan berangkat. bis yg kami naiki kali ini tidak semewah bis sewaktu ke gunung fuji. tapi dari segi kenyamanan menurut saya sih sama saja…
Tempat pertama yg kami tuju bernama Shousenkyou(昇仙峡) suatu daerah di pegunungan yg menghasilkan banyak kerajinan batu yg indah2. hanya berjalan beberapa menit dari tempat parkir kami menikmati indahnya air terjun dan pemandangan sungai yg dikelilingi oleh tebing2 terjal…tak banyak yg dilakukan, hanya banyak mengambil gambar untuk kenang2an. ada hal yg unik disini, yaitu di beberapa tembok batu banyak diselipkan koin2 kecil yg berkisar 1 sampai 10 yen (kalo ada 500yen saya ambil tuh).
sekedar mengomentari jalanan menuju tempat kali ini, jalan tol yg kami lewati sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jalan tol jakarta-bandung yg memiliki pemandangan indah. hanya sedikit berbeda, di sini seperti bebas membuat jalan dimana saja seperti menerobos gunung, jalanan tinggi di antara lembah maupun jalan2 layang bertumpuk yg ada di jakarta. sehingga pemandangan lebih terasa beragam, dan gunung di sini memang sangat dipenuhi oleh pepohonan. jadi di jalan aja sudah asik…
balik lagi di tempat wisata yg tadi. kami beramai2 makan makanan yg hanya di produksi di daerah tersebt yg bernama Houtou. tidak jauh berbeda dengan kwetiau hanya saja lebih tebal dan kenyal…di lantai bawah terdapat banyak barang dagangan untuk oleh2. tapi saya tidak beli apapun karena kebanyakan berupa makanan.
Selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke dua tempat yaitu tepat membuat orgol (music box) dan tempat taiko(gendang jepang). sayangnya satu orang hanya dapat memilih satu dari dua tempat tersebut. berhubung saya memilih orgol, jadi yg diceritakan orgol saja. di tempat ini kami mendapat penjelasan bagaimana cara kerja orgol dan juga cara membuatnya. masing2 membuat satu orgol dengan lagu yg sudah dipilih(kami tinggal merakit dan menseting suara saja). setelah jadi, kami menuju museum orgol. disana dipertunjukkan banyak sekali orgol2 dari jaman dahulu kala sampai yg modern. tingkat kerumitannya benar2 berbeda dari apa yg kami buat.
setelah puas melihat2 kami melanjutkan perjalanan ke tempat penginapan. penginapan kami berada di daerah nagano. tempat penginapan kami tidak begitu besar. fasilitasnya juga tidak begitu banyak. akan tetapi dari segi kebersihan dan perawatan serasa penginapan baru dan mahal… makan malam diadakan diruangan yg sangat besar yg dilengkapi dengan fasilitas karaoke. makanan datang satu persatu dengan berbagai jenis makanan tradisional jepang. benar2 macam2 dan cukup aneh bagi orang indonesia. oo iya tempat penginapan kami disebut ryokan(hotel khas jepang) yg sangat berbeda dengan penginapan ala barat. setelah makan kami berkaraoke ria, baik murid maupun sensei. sebelum tidur kami mengobrol dan bermain kartu bersama teman…
pagi hari yg kedua kami sarapan di tempat yg sama. akan tetapi makanan yg disajikan tidak sebanyak makan malam. setelah selesai makan, mandi dan berbenah kami siap melanjutkan perjalanan ke Matsumoto Castle (松本城). rasanya seperti bermain game Samurai Warrior, masuk2 ke istana raja jepang. bangunan istana di sini dirawat dengan baik. sangat disayangkan monumen sejarah di indonesia banyak yg terlantar… kami berfoto bersama seluruh murid seangkatan di depan istana. selanjutnya sambil menjelajah istana sampai tingkat teratas, dari berbagai sudut kami berfoto ria… Alhamdulillah salah satu keinginan ke jepang untuk mengambil foto di depan istana terwujud…
sekitar menjelang makan siang kami berangkat dari istana dan menuju tempat makan yg cukup besar di daerah sana. kali ini kami bebas memilih makanan apa yg ingin dimakan.
dari tempat makan kami menuju pabrik wine. disana dijelaskan bagaimana membuat wine, dan diperlihatkan gudang penyimpanan wine yg sudah berumur tahunan. setelah itu kami disuguhi dengan wine asli dari sana. tentu saja bagi yg tidak meminum alkohol ada jus anggur yg katanya lebih lezat darei wine. saya minum sekitar 3,4 gelas jus anggur…
sayang perjalanan yg singkat ini sudah harus berakhir. walaupun singkat, cukup membuat kenangan dan menghilangkan stress selepas ujian. diperjalanan pulang sensei kami memperlihatkan berita koran lokal pagi ini yg berjudul “Pelajar asing dari Tokyo University of Foreign Studies mengadakan kunjungan ke tempat pembuatan orgol”(ditulis dalam bhs jepang tentunya). tak disangka kunjungan singkat kami masuk koran lokal. seterkenal itukah anak2 yg dibiayai oleh pemerintah jepang?
akhirnya sampai juga di asrama dan harus bersiap lagi untuk sekolah di hari senin. perjuangan masih belum berakhir. pertarungan mencari universitas baru berakhir di bulan desember, jadi mari berjuang!!!